Mengekspresikan Jiwa di tengah Arus Budaya Dakwah

Senin, 28 Agustus 2023 HMPS manajemen Dakwah UIN SATU Tulungagung mengadakan acara seminar dakwah dengan tema "Mengekspresikan Jiwa di tengah Arus Budaya Dakwah" di Auditorium lantai 6 Gedung Arif Mustaqiem. Seminar ini diisi oleh Dr. Fahruddin Faiz, sosok yang memiliki suara yang berkharisma sehingga membuat pendengarnya terkesima. 
Pada kesempatan ini, Beliau menjelaskan Orientasi hidup ada 3 Menurut Muhammad Iqbal (filsuf asal Pakistan) diantaranya :
1. Kesenangan (bersifat sebentar) 
2. Kemenangan (capai an demi capaian) 
3. Kewenangan (harus dinikmati, ini adalah kualitas diri yang meningkat dan bermanfaat untuk orang lain sehingga kita bisa dihargai oleh orang lain). 

Imam Al-Ghozali memiliki 3 cara untuk membentuk jiwa yaitu :
1. Tazkiyatun Nafs (membersihkan jiwa). Manfaat barokahnya ilmu itu bergantung pada pada bersihnya jiwa karena jiwa merupakan wadahnya ilmu. 

2. Riyadhotun Nafs (diisi oleh hal hal baik melalui Istiqomah) "Al-Istiqomah khoirun min alfi karomah"

3. Imarotun Nafs (puncak tertinggi orang yang mampu mengendalikan diri). Cara mengendalikan diri yaitu :
a. Jihad, melawan diri sendiri, artinya mau bekerja keras
b. Ijtihad, kerja cerdas pahami kelemahan dan kekurangan
c. Mujahadah, libatkan Allah dalam segala urusanmu. Jangan hanya mengandalkan diri sendiri.

Cara mencintai diri sendiri menurut Dr. Fahruddin Faiz:
1. Perbanyak pengetahuan (knowledge)
2. Respect to ur self, hargai apa adanya
3. Care
4. Responsibility

"Tingkatkan value sehingga menjadi orang yang mukhlasin. Karena orang yang mukhlas adalah puncak tertinggi dalam mengekspresikan jiwa."

Tentunya, kita berharap acara seminar ini dapat memberikan wawasan baru dan inspirasi yang berharga bagi kita.  Semoga kita dapat memanfaatkan pengetahuan yang telah diperoleh untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuan kita. Terima kasih atas partisipasinya!

Komentar