Puisi Hari ini _"Terbatas"_
Bukanlah selama ini kita sudah terbiasa? Menghabiskan puluhan jam demi rasa mendesak untuk menyalurkan hasrat hingga berlanjut 'kebiasaan' Tak gaul manakala bercengkrama ditinggal begitu saja
Kapan dan dimanapun bagai candu tak berujung. Kini bak menjadi pelipur rindu di era serba dibatasi. Hampir persoalan kan terselesaikan denganmu. Rintihan mengalir deras karena ketidaktahuan. Lalu bagaimana nasib kami?
(Karya : Vina Lailatul Mubarokah - MD 2A)
Komentar
Posting Komentar